CYBER CRIME

Definisi Cybercrime
Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengasumsikan cybercrime dengan komputer crime. The U. S Departement of Justice memberikan pengertian computer crime sebagai “any illegal act requiring knowledge of computer technologi for its perpetration, investigation, or prosecution”. Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of European Community Development, yang mendefinisikan computer crime sebagai “any illegal, unehtical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data”.
Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya “Aspek-aspek pidana di Bidang Komputer”, mengartikan kejahatan komputer sebagai “Kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai panggunaan komputer secara ilegal”.
Dari beberapa penertian diatas, secara ringkas dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi, komputer dan telekomunikasi baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain.

Karakteristik Cybercrime
Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut:
a. Kejahatan kerah biru (blue collar crime)
Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.
b. Kejahatan kerah putih (white collar crime)
Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.
Cybercrime sendiri sebagai kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet, memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas. Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya tersebut antara lain menyangkut lima hal berikut:
a. Ruang lingkup kejahatan
b. Sifat kejahatn
c. Pelaku kejahatan
d. Modus kejahatan
e. Jenis-jenis kerugian yang ditimbulkan

Jenis Cybercrime
Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
a. Unauthorized Access
Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.
b. Illegal Contents
Merupakan kejahatn yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.
c. Penyebaran virus secara sengaja
Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
d. Data Forgery
Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
e. Cyber Espionage, Sabotage, and Extortion
Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
f. Cyberstalking
Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai teror yang ditujukan kepada seseorang dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertentu tanpa harus menyertakan identitas diri yang sebenarnya.
g. Carding
Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
h. Hacking dan Cracker
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut sebagai DoS (Denial Of Service). Dos attack merupakan serangan yang bertujuan melumpuhkan target (hang, crash) sehingga tidak dapat memberikan layanan. Penggolongan hacker dan cracker, meliputi:
• Recretional Hackers, yaitu kejahatan yang dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk sekedar mencoba kekurang handalan sistem sekuritas suatu perusahaan.
• Crackers/Criminal Minded Hackers, yaitu pelaku memiliki motivasi untuk mendapat keuntungan finansial, sabotase dan pengrusakan data. Tipe kejahatan ini dapat dilakukan dengan bantuan orang dalam.
• Political Hackers, yaitu aktifis politis (hacktivist) yang melakukan pengrusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan programnya, bahkan tidak jarang dipergunakan untuk menempelkan pesan mendiskreditkan lawannya.
i. Cybersquatting and Typosquatting
Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Adapun typosquatting adalah kejahatan dengan membuat domain plesetan yaitu domain yang mirip dengan nama domain orang lain. Nama tersebut merupakan nama domain saingan perusahaan.
j. Hijacking
Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling sering terjadi adalah Software Piracy (pembajakan perangkat lunak).
k. Cyber Terorism
Suatu tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer. Beberapa contoh kasus Cyber Terorism sebagai berikut :
• Ramzi Yousef, dalang penyerangan pertama ke gedung WTC, diketahui menyimpan detail serangan dalam file yang di enkripsi di laptopnya.
• Osama Bin Laden diketahui menggunakan steganography untuk komunikasi jaringannya.
• Suatu website yang dinamai Club Hacker Muslim diketahui menuliskan daftar tip untuk melakukan hacking ke Pentagon.
• Seorang hacker yang menyebut dirinya sebagai Doktor Nuker diketahui telah kurang lebih lima tahun melakukan defacing atau mengubah isi halaman web dengan propaganda anti-American, anti-Israel dan pro-Bin Laden.
Sedangkan berdasarkan sasaran kejahatan, cybercrime dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori seperti berikut ini :
a. Cybercrime yang menyerang individu (Against Person)
Jenis kejahatan ini, sasaran serangannya ditujukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Beberapa contoh kejahatan ini antara lain :
• Pornografi
Kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.
• Cyberstalking
Kegiatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan menggunakan e-mail yang dilakukan secara berulang-ulang seperti halnya teror di dunia cyber. Gangguan tersebut bisa saja berbau seksual, religius, dan lain sebagainya.
• Cyber-Tresspass
Kegiatan yang dilakukan melanggar area privasi orang lain seperti misalnya Web Hacking. Breaking ke PC, Probing, Port Scanning dan lain sebagainya
b. Cybercrime menyerang hak milik (Againts Property)
Cybercrime yang dilakukan untuk menggangu atau menyerang hak milik orang lain. Beberapa contoh kejahatan jenis ini misalnya pengaksesan komputer secara tidak sah melalui dunia cyber, pemilikan informasi elektronik secara tidak sah/pencurian informasi, carding, cybersquating, hijacking, data forgery dan segala kegiatan yang bersifat merugikan hak milik orang lain.
c. Cybercrime menyerang pemerintah (Againts Government)
Cybercrime Againts Government dilakukan dengan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah. Kegiatan tersebut misalnya cyber terorism sebagai tindakan yang mengancam pemerintah termasuk juga cracking ke situs resmi pemerintah atau situs militer.

WEB GIS, TOOLS PENGEMBANGAN WEB GIS DAN CONTOH SITUS WEB GIS

Apa itu WEB GIS

Geographic Information System (GIS) merupakan sistem yang dirancang untuk bekerja dengan data yang tereferensi secara spasial atau koordinat-koordinat geografi. GIS memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dan melakukan operasi-operasi tertentu dengan menampilkan dan menganalisa data. Applikasi GIS saat ini tumbuh tidak hanya secara jumlah applikasi namun juga bertambah dari jenis keragaman applikasinya. Pengembangan aplikasi GIS kedepannya mengarah kepada applikasi berbasis Web yang dikenal dengan Web GIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan applikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Sebagai contoh adalah adanya peta online sebuah kota dimana pengguna dapat dengan mudah mencari lokasi yang diinginkan secara online melalui jaringan intranet/internet tanpa mengenal batas geografi penggunanya. Secara umum Sistem Informasi Geografis dikembangkan berdasarkan pada prinsip input/masukan data, managemen, analisis dan representasi data. WebGIS adalah sebuah sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat berupa data spasial (peta) di antaranya rencana tata ruang kota untuk memberikan gambaran secara keruangan, sehingga diharapkan masyarakat dapat secara aktif turut serta dalam proses pemanfaatan lahan di lingkungan masing-masing.

 

TOOLS PENGEMBANGAN WEB GIS

Python adalah bahasa scripting yang populer diantara software GIS, terutama bagi mereka yang ingin bekerja dengan produk desktop ESRI. Belajar Python adalah cara memahami scripting dan menciptakan beragam tools dalam kerangka ArcGIS untuk kemudahan analisis.

C # merupakan bahasa pemrograman disarankan yang relatif mudah dan intuitif untuk dipelajari. Belajar. NET juga akan memungkinkan Anda untuk mampu membuat kustomisasi di ArcGIS. Bahasa pemrograman VBA tidak akan lagi mendukung ArcGIS 10. Untuk itu bagi pengguna yang memiliki fungsi kustomisasi yang dibangun menggunakan VBA , harus merencanakan strategi untuk menulis ulang aplikasi mereka menggunakan bahasa pengembangan yang didukung seperti Python, VB.NET, atau C # sehingga mereka aplikasi terus operasional dan didukung dalam rilis masa depan ArcGIS.

Untuk pengembangan aplikasi berbasis web, belajar HTML, javascript, dan CSS sebagai dasarnya. Java, PHP, dan ASP.NET adalah bahasa pemrograman tambahan untuk pengembangan web yang lebih maju.

CONTOH SITUS WEB GIS

http://webgis.dephut.go.id/

http://gis.bpbatam.go.id/KAAAA00104S.jsp?lang_cls=ini

http://webgis.bgl.esdm.go.id/gisbgl/

Aplikasi GIS dalam Bidang Pertahanan

Beberapa kajian tentang pemanfaatan SIG untuk kepentingan pertahanan telah dilaksanakan, seperti yang telah dilaksanakan Balitbang Dephan pada TA.2001 melalui kajian tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk kepentingan pertahanan ; namun sampai saat ini belum secara optimal SIG diterapkan di lingkungan Departemen Pertahanan . Seperti diketahui SIG dapat diaplikasikan baik secara parsial (penentuan lokasi pendaratan, informasi tentang lokasi obyek vital, dislokasi satuan TNI, dan lain-lain) maupun secara luas/terintegrasi (Jaringan sistem pertahanan nasional dengan beberapa aspek yang diprioritaskan), dalam hal ini aplikasinya tergantung dari keinginan pengguna.

Dalam sistem informasi ini semua data yang ditampilkan bereferensi spasial (berkaitan dengan ruang/tempat) demikian pula dengan data atributnya, karena yang membedakan sistem ini dengan sistem informasi lainnya terletak di aspek spasialnya (kaitan dengan ruang), semua data dapat dirujuk lokasinya di atas peta yang menjadi peta dasarnya. Ketelitian lokasi data ditentukan oleh sumber petanya dengan segala aspeknya antara lain kedar/skala, proyeksi, tahun pembuatan, saat pengambilan (untuk citra satelit), koreksi geometris dan lain sebagainya.

Secara komponen SIG terdiri atas : komponen perangkat keras, perangkat lunak, data dan informasi geografi, dan manajemen data, sedangkan sebagai sistem SIG terdiri atas subsistem : data input, data output, data management dan data manipulation serta analysis, sehingga pada dasarnya dapat dikatakan bahwa peranan data sangat vital dalam menjalankan proyek-proyek SIG. Dalam rangka pengorganisasian data perlu dibentuk sistem basis data/data base. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana basis data SIG untuk kepentingan pertahanan dapat dibentuk guna mendukung pencapaian tugas pokok Departemen Pertahanan dalam rangka mewujudkan tujuan nasional Indonesia khususnya sukses di bidang penyelenggaraan pertahanan negara.

  • Kondisi saat ini.

Sistem informasi ini sebenarnya sudah lama digunakan di lingkungan Dephan dan TNI, sebagai contoh sekitar tahun 1990 melalui Proyek Delta-9 Dephan melalui Pussurta Dephankam, ke jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) TNI-AD telah didrop perangkat SIG lengkap dengan perangkat keras berupa computer, plotter dan digitizer dan software Arc/info, demikian pula dengan beberapa Kodam lainnya. Namun pemanfaatannya belum optimal sesuai dengan kemampuan dan fasilitas perangkat SIG yang tersedia. Hal tersebut selain disebabkan kurangnya SDM yang berkualitas untuk menanganinya, juga karena tidak dibentuknya organisasi kerja/sistem, demikian pula dengan data base pendukungnya. Pada saat perangkat SIG ini akan didrop, hanya satu atau dua personil dari masing-masing Kodam dikursuskan untuk menjadi operator sistem tersebut, dan sebelumnya tidak dibentuk organisasi pelaksananya, apalagi pembangunan system dan perancangan data basenya.

Mengapa data base menjadi sangat penting dalam sistem ini? Sesuai dengan tujuan pembuatannya yaitu membentuk suatu sistem informasi yang berbasis spasial, maka untuk dapat memberikan informasi yang akurat diperlukan data yang akurat, tepat waktu, berkesinambungan dan sesuai kebutuhan. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan peta dasar berupa peta terbaru, peta digital dan citra satelit sedangkan data atribut (berupa teks, table dan grafis), harus selalu diperbaharui sesuai dengan perubahan kondis dan dikumpulkan dari sumber-sumber yang berkompeten.

Perkembangan perangkat lunak SIG saat ini sudah sangat pesat, saat ini sudah ada berbagai jenis software antara lain : Arc/info, Arcview , Mapinfo, Ermapper, Erdas, SpansGIS, MGE, Ilwis dan lain-lain, yang pada umumnya dapat kompatibel satu dengan lainya termasuk dengan penggunaan basis data yang ada (langsung dapat diaplikasikan atau melalui proses konversi terlebih dahulu).

Dalam rangka lebih mengefisienkan kegiatan perencanaan kegiatan maupun operasi yang terkait dengan bidang pertahanan, sangat diperlukan sumber data/informasi akurat, lengkap dan cepat ditampilkan serta up to date dalam membantu proses pengambilan keputusan atau kebijakan.

Map Object dan ArcObject

Apa Itu ArcObject

ArcObject adalah urat nadi dari seluruh aplikasi ESRI ArcGIS, atau dapat juga disebut batu bata bangunan ArcGIS. Idealnya arcobject ini dipelajari dulu sebelum mempelajari berbagai aplikasi ArcGIS lainnya. Tidak dapat dipungkiri hal ini akan menyulitkan karena arcobject lebih abstrak dibandingkan dengan aplikasi ArcGIS itu sendiri. Harus diakui akan lebih mudah mempelajari ArcMap ibandingkan dengan mempelajari model obyeknya, tetapi dengan memahami arcobject anda akan mengerti proses dibalik suatu perintah dalam ArcGIS. Jadi jika anda sudah mengenal ArcGIS, mempelajari ArcObject kenapa tidak? Karena belajar mengenai hal ini bukanlah sesuatu yang sulit.

Kegunaan ArcObject

Arcobject itu object model, mudahnya kerangka dari aplikasi arcgis tipikal (arcgis server, arcgis desktop, dll) seperti kerangka tulang pada manusia, dan manusianya adalah arcgis.
arcobject ini digunakan untuk membangun arcgis ini. Tapi bukan alatnya, alat untuk membangun arcgis ini adalah bahasa pemrograman, bahan untuk membangun ya arcobject itu.

Kelebihan

ArcObject menjadi nadi utama dalam Arcgis sehingga sangat diperlukan dalam pembentukkan map gis tersebut karena terdapat dalam Arcgis itu sendiri

Kekurangan

Karena ArcObject ini terdapat dalam Arcgis, sehingga dalam pembentukkannya sangatlah berpengaruh untuk GIS itu sendiri.

Apa Itu MapObject

Apa itu MapObjects 2.1? MapObjects adalah salah satu software keluaran Esri  untuk membangun suatu aplikasi Gis (Geographic Information System) berbasis desktop.  sayangnya  Esri sudah tidak menjual lagi software ini. MapObjects adalah sebuah third party component yang bisa digunakan di Visual Basic, Visual C++, Delphi, dan lainnya, agar bisa menampilkan peta beserta navigasi, dan fungsi-fungsi pemetaan lainnya. Karena berupa komponen, maka aplikasi GIS yang dibuat dengan MapObjects ini dapat dibuat lebih flexible, dapat digabung dalam aplikasi yang lainnya, dan dapat bebas dalam membuat tampilan. Disini kita akan menggunakan MapObjects Versi 2. (2.1 atau 2.2) , dan akan dipakai dalam Visual Basic 6.0. Dalam penyampaian materi-nya, akan dibuat berdasar fungsi-fungsi pemetaan baru dari fungsi ini akan di breakdown kedalam object-object apa yang ikut, method dan property apa yang dipakai, dan langsung disertai contoh coding-nya.

Fungsi MapObject

fungsi Mapobject sebagai penghubung atau conector ke Arcview agar program Visual Basic dapat terintegrasi dengan komponen MapObject pada Stand Alone Personal Computer berbasis Dekstop. MapObjects seluruhnya terdiri dari kontrol ActiveX (OCX) yang disebut juga dengan kontrol peta. Dalam satu set, terdapat lebih dari 45 objek ActiveX Automation. Biasanya, ini digunakan dalam industri pemograman windows standar. MapObject berfungsi pemetaan baru, fungsi ini akan di breakdown ke dalam object-object apa yang ikut, method dan property apa yang akan dipakai, beserta langsung contoh dan codingnya.

 

Kelebihan MapObject

Komponen ini mempunyai kegunaan sebagai berikut:

  1. Menampilkan shapefile ke layar monitor dalam bentuk layer
  2. Mempunyai fungsi zoom dan pan
  3. Memungkinkan untuk dapat meng-edit record yang terdapat pada shapefile
  4. Mengetahui tipe dari sebuah shapefile
  5. Melakukan pengolahan database secara spatial
  6. Melakukan manipulasi pada layer sesuai dengan kriteria yang diharapkan
  7. Membuat shapefile baru

MapObject juga mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan dengan software pembuat peta yang lain. Kelebihan dari MapObject ini antara lain:

  1. Mempunyai variasi sumber data dan format gambar yang sangat luas
  2. Besar file MapObject lebih kecil sekitar 30%, jika dibandingkan dengan ArcView
  3. Mempunyai optimasi performa yang baik dalam penanganan data

Kekurangan MapObject

MapObjects hanya memiliki satu kekurangan: finansial. Untuk menggunakan MapObjects, tidaklah sedikit dana yang dibutuhkan.

TUGAS GIS DUA

no1. Pertama-tama kita cari longitude an litutude masing – masing waliyah,  saya menggunakan longitude dan latitude seperti dibawah ini

NO

Nama

Tempat

Daftar latitude dan longitude decimal degrees

longitude

latitude

1

GRAND MALL BEKASI

106.983575

-6.228014

2

MALL METROPOLITAN

106.990970

-6.248521

3

BEKASI CYBER PARK

106.991601

-6.246537

4

MEGA BEKASI

106.992512

-6.249904

5

RUMAH SAKIT MITRA

106.992585

-6.241015

6

R.S.U BEKASI

107.000905

-6.241863

7

R.S ANANDA

106.977503

-6.211021

8

R.S IBU DAN ANAK

106.994784

-6.241850

9

STT BINA TUNGGAL

106.976974

-6.209797

10

STASIUN BEKASI

106.997206

-6.234920

lalu cari degree dengan menggunakan excel dengan rumus

RUMUS YANG DIGUNAKAN DALAM EXCEL

={1,0,0}*INT(D71)+{0,1,0}*MINUTE(D71/24)+{0,0,1}*SECOND(D71/24)

Hasi konversi decimal degrees ke dalam bentuk Degrees Minutes Second

NO

Nama

Tempat

Daftar latitude dan longitude decimal degrees

Daftar latitude dan longitude degrees-minutes-second

longitude

latitude

longitude

latitude

1

GRAND MALL BEKASI

106.983575

-6.228014

106°-59’-1”

-6°-13’-41”

2

MALL METROPOLITAN

106.990970

-6.248521

106°-59’-27”

-6°-14’-55”

3

BEKASI CYBER PARK

106.991601

-6.246537

106°-59’-30”

-6°-14’-48”

4

MEGA BEKASI

106.992512

-6.249904

106°-59’-33”

-6°-15’-0”

5

RUMAH SAKIT MITRA

106.992585

-6.241015

106°-59’-33”

-6°-14’-28”

6

R.S.U BEKASI

107.000905

-6.241863

107°-0’-3”

-6°-14’-31”

7

R.S ANANDA

106.977503

-6.211021

106°-58’-39”

-6°-12’-40”

8

R.S IBU DAN ANAK

106.994784

-6.241850

106°-59’-41”

-6°-14’-31”

9

STT BINA TUNGGAL

106.976974

-6.209797

106°-58’-37”

-6°-12’-35”

10

STASIUN BEKASI

106.997206

-6.234920

106°-59’-50”

-6°-14’-6”

no2 Langkah penginstalan Arc GIS version 10 (shareware)

  • System yang diperlukan memasang aplikasi ini diantaranya
  1. Minimal membutuhkan Windows SP3 (use to recomended)
  2. Dot NET framework 3.5 kalau bisa lebih
  3. Dibutuhkan SDK java dan SDK .NET 3.5 (recomended visual studio 2008/2010)
  4. Mengaktifkan fungsi IIS (internet Information System) pada windows yang digunakan
  • Langkah pemasangan ArcGIS pada windows XP SP3
  1. Yang saya gunakan adalah aplikasi ArcGIS version 10 yang telah saya unduh (download), lalu jalankan

2. Tampilan saat akan diinstal

Pemasangan GIS yang belom terpasang .NET Framework 3.5, SDK java dan SDK .NET

Pemasangan NET Framework 3.5, SDK java dan SDK.NET 3.5, persiapan pada komponen yang telah disiapkan

Tampilan pemasangan NET Framework 3.5

Tampilan pemasangan ArcGIS-service dan mengaktifkan internet Information Service (IIS)

Cara untuk mengaktifkan IIS pada windows xp, masukkan CD windows XP SP3 lalu klik tanda check list lalu klik next tunggu sampai selesai

Jika sudah selesai, kita kembali kepada penginstallan ArcGIS-Service lalu klik next, maka akan tampil seperti gambar dibawah ini jangan diubah settingannya kemudian tunggu sampai selesai

Saat proses pemasangan ArcGIS server telah selesai, klik cancel karena ini bersifat berbayar maka klik karena harus melakukan registrasi online

Tampilan pemasangan ArcGIS-WEB Aplication:

Komponen yang harus dipasang pada saat pemasangan ArcGIS-webapplication, yang saya gunakan visual studio 2008 express lite

Yang diperlukan oleh ArcGIS-WEb Application adalah visual web Developernya, maka harus di Install Visual Studio SP1 express lite

Kembali ketahap pemasangan ArcGIS-WEB Application setelah komponen terpenuhi

Berikut adalah settingan Port pada IIS yang akan diberikan 2 opsional apabila anda telah menggunakan port 80 webservice lain seperti apache, asp atau lainnya maka pilihlah opsi yang kedua diharapkan tidak mengalami bentrok

lalu ditunggu hingga selesai penginstallan

Pemasangan ArcObject SDK diperlukan komponen visual C#.NET dari visual studio

Pemasangan ArcObject SDK, klik next sehingga pemasangannya mulai dan tunggu hingga selesai

Kemudian lakukan pemasangan ArcGIS-Server Java Platform, klik next hingga proses dilakukan selesai

Tunggu hingga selesai

Kemudian melakukan pemasangan Data Interoperability, lalu klik next dan tunggu pemasangannya berhasil

Cara penginstallan ArcView 3.3

Untuk mendapatkan aplikasi ini yaitu dengan cara mensearch di google dengan keyword Download Arcview 3.3 full dan akan tertuju 1 site dari keyword tersebut

Lalu download, setelah di download ekstrak file tersebut dan carilah setup.exe seperti gambar berikut

Lalu klik next untuk memulai penginstalan seperti gambar dibawah ini

Setelah itu jalankan

no.3  aplikasi GIS dibagi menjadi 2 berdasarkan biaya penggunaanya
– freeware
– shareware

Berikut adalah daftar opensource software GIS

– SuperSurv 3

– MapProxy

– MXD2map

– MapWindow GIS

– R-CRAN

– MapServer

– GMT

– KFlog

– uDig

– 3map

– Amein!

-DIVA-GIS

Daftar Software Untuk licence:

– ESRI ArcView

– MapInfo

– Maptitude

– Manifold

ESRI ARCGIS

.Etika dan Profesi

Etika dan etiket  nampaknya  sama, namun  sebenarnya  terdapat perbedaan yang  nyata. Etiket   berasal  dari  kata  “etiquette”  (bahasa  Perancis)  yang  berarti label  atau    tanda  pengenal  seperti  pada  etiket  buku  atau  label  pada  barang. Kemudian  pengertian  ini  berkembang  menjadi  semacam  persetujuan  bersama untuk menilai sopan tidaknya seseorang dalam (satu jenis) pergaulan. Dengan  pengertian  ini  maka  dalam  pergaulan  hidup  dapat  diketahui bahwa:
1.  Etiket  itu  merupakan  sikap  yang  terkandung  nilai  sopan  santun  dalam pergaulan;
2.  Etiket itu semacam pakaian terbatas yang hanya dipakai pada keadaan dan situasi tertentu.
Oleh  karena  itu,  etiket  banyak  jenisnya  seperti  etiket  bertamu,  etiket menerima tamu, etiket menelpon, dan lainnya. Disamping itu mengingat etiket itu mengandung  sopan  santun  dan  sebagai  salah  satu  ajaran,  maka  etiket  menjadi bagian dari ajaran etika terutama etika sosial. Etika merupakan  cabang  filsafat  yang membicarakan  nilai dan  norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Nilai adalah standar/ukuran yang  telah  disepakati  masyarakat  tertentu  tentang  suatu  perilaku.  Norma memberikan pedoman bagaimana seharusnya seseorang bertindak secara baik dan tepat  sekaligus  menjadi  dasar  penilaian  baik buruknya  suatu  tindakan  apakah sesuai  etika  yang  berlaku  atau  tidak.  Dalam  perkembangannnya,  norma  dapat dibagi menjadi norma khusus dan norma umum. Norma khusus  adalah  aturan  yang  berlaku  dalam  bidang maupun  aktivitas tertentu misalnya  aturan bermain,  aturan  kunjungan  pada pasien  di  rumah  sakit, aturan mengikuti  kuliah,  dan  lainnya. Norma  umum    lebih  bersifat  umum  dan universal  yang  dapat dibagi menjadi;  norma  sopan  santun/etiket,  norma  hukum, dan norma moral.
1.  Norma sopan santun, yakni norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah seperti makan, minum, tata cara bertamu, menerima tamu, memberi sambutan, dan lainnya.
2.  Norma hukum,  yakni  norma  yang dituntut masyarakat  secara  tegas demi keselamatan,  ketenteraman,  dan  kesejahteraan masyarakat. Norma  hukum ini   ada yang tertulis seperti yang tertulis pada KUHP, tetapi ada juga yang tidak tertulis seperti hukum sosial dalam masyarakat. Dalam hal ini apabila seseorang  tidak   mengikuti  aturan-aturan  yang  berlaku dalam masyarakat, maka  masyarakatlah  yang  akan  memberikan  sanksi  maupun  hukuman. Pelanggaran  norma  hukum  dalam masyarakat  itu  antara  lain  tidak  pernah ta’ziyah,  tidak  pernah  kerja  bakti,  tidak  pernah  datang  apabila  diundang kenduri, dan lainnya.
3.  Norma  moral,  yakni  aturan  yang  berkaitan  dengan  sikap  dan  perilaku manusia sebagai manusia biasa tidak ada hubungannya dengan jabatan dan karir.  Dalam  hal  ini  dapat  ditentukan  baik  buruknya  seseorang  dalam
kapasitasnya sebagai manusia. Penilaian moral  ini ditujukan pada bagaimana  seorang karier menjalankan
tugasnya  dengan  baik  sebagai  manusia. Dalam  hal  ini  ditekankan  pada  sikap mereka  dalam  menghadapi  tugas,  dalam  menghargai  kehidupan  manusia,  dan dalam menghadapi dirinya sebagai manusia ketika menjalankan profesinya. Etika akan menuntun seseorang untuk bertindak dengan tepat sesuai norma yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat maupun profesi tertentu. Dengan demikian etika masyarakat atau etika profesi satu dengan yang lain berbeda.

Pada dasarnya, etika dapat dibagi menjadi etika umum dan etika khusus:
1. Etika Umum
Etika  umum  ialah  etika  yang  membahas  tentang  kondisi-kondisi  dasar bagaimana manusia itu bertindak secara etis. Etika inilah yang dijadikan dasar dan pegangan manusia  untuk  bertindak  dan  digunakan  sebagai  tolok  ukur  penilaian baik buruknya suatu tindakan.
2. Etika Khusus
Etika khusus  ialah penerapan moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus misalnya olah raga, bisnis, atau profesi tertentu. Dari sinilah nanti akan lahir etika bisnis dan etika profesi (wartawan, dokter, hakim, pustakawan, dan
lainnya). Kemudian etika khusus ini dibagi lagi menjadi etika individual dan etika sosial.
a. Etika Individual
Etika individual ini adalah etika yang berkaitan dengan kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri, misalnya:
1). Memelihara kesehatan dan kesucian lahiriah dan batiniah                                                                              2). Memelihara kerapian diri, kamar, tempat tingggal, dan lainnya;
3). Berlaku tenang;
4). Meningkatkan ilmu pengetahuan;
5). Membina kedisiplinan , dan lainnya.

Disamping itu dalam hubungannya denga Allah SWT, manusia memiliki beberapa kewajiban antara lain:
1). Beriman;
2). Taat;
3). Ikhlas;
4). Tawadhu’ dan khusuk;
5). Berdo’a dan berpengharapan/optimis;
6). Baik sangka;
7). Tawakal;
8). Bersyukur;
9). Qana’ah;
10). Malu/alhaya’u;
11). Bertobat, istighfar

b. Etika Sosial
Etika  sosial  adalah  etika  yang membahas  tentang  kewajiban,  sikap,  dan pola perilaku manusia sebagai anggota masyarakat pada umumnya. Dalam hal ini menyangkut  hubungan  manusia  dengan  manusia,  baik  secara  individu  maupun dalam kelembagaan (organisasi, profesi, keluarga, negara, dan lainnya).

PENGERTIAN PROFESI

Profesi berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan. Bila artinya dibuat dalam pengertian yang lebih luas menjadi kegiatan “apa saja” dan “siapa saja” untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. Profesi merupakan kelompok lapangan kerja yang khusus melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna memenuhi kebutuhan yang rumit dari manusia, di dalamnya pemakaian dengan cara yang benar akan ketrampilan dan keahlian tinggi, hanya dapat dicapai dengan dimilikinya penguasaan pengetahuan dengan ruang lingkup yang luas, mencakup sifat manusia, kecenderungan sejarah dan lingkungan hidupnya serta adanya disiplin etika yang dikembangkan dan diterapkan oleh kelompok anggota yang menyandang profesi tersebut.

Profesi merupakan bagian dari pekerjaan, namun tidak setiap pekerjaan adalah profesi. Seorang petugas staf administrasi bias berasal dari berbagai latar ilmu, namun tidak demikian halnya dengan Akuntan, Pengacara, Dokter yang membutuhkan pendidikan khusus.

Profesi merupakan suatu pekerjaan yang mengandalkan keterampilan dan keahlian khusus yang tidak didapatkan pada pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. Profesi merupakan suatu pekerjaan yang menuntut pengemban profesi tersebut untuk terus memperbaharui keterampilannya sesuai perkembangan teknologi.

Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”.  Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran, hukum, pendidikan, dan kependetaan.

Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus  dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi profesi:

# SCHEIN, E.H (1962)

Profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat

# HUGHES, E.C (1963)

Perofesi menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya

# DANIEL BELL (1973)

Profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

# PAUL F. COMENISCH (1983)

Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama

# KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA

Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

# K. BERTENS

Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama

# SITI NAFSIAH

Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab

# DONI KOESOEMA A

Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Image

LANGKAH PENGGUNAAN :

1. buka situs maps.google.co.id

2. cari alamat anda pada kolom alamat.

3. untuk melihat longitude dan latitude klik button link, lalu di alamat url terdapat deretan angka….

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.