Pengalaman pada saat menggunakan Visual Basic 6.0

Setelah saya analisa ternyata bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 masih terdapat kelemahan. Kelemahan – kelemahan ini sebenarnya disebabkan oleh keterbatasan Visual Basic dalam “mengambil” fungsi – fungsi yang bersifat low-level yang berhubungan dengan Hardware maupun Operating System (Windows) itu sendiri, antara lain:
* File Distribusi runtime-nya lebih besar dari kepunyaan C/C++.
* Tidak mempunyai fungsi-fungsi untuk mengambil feature-feature dari
OS sebanyak C/C++.
* vb tidak memiliki database sendiri dan biasanya vb mengunakan
database seperti : mysql,sql server, microsoft access. Selain tidak
memiliki database sendiri vb tidak punya pendukung untuk membuat
report dari bawaan vb sendiri, tetapi vb menggandeng sebuah
software lain contohnya crystal report ataupun Microsoft access
untuk membangun sebuah laporan.
* VB6 Tidak menerima Statik Library (Obj).
* Tidak bisa process memory langsung.
* Tidak bisa Stand Alone.
* Keterbatasan Visual Basic Dalam Mengambil Fungsi Fungsi Yang
Bersifat Lowlevel Yang Berhubungan Dengan Hardware Maupun
Operating System Windows Itu Sendiri Kekurangan DalamVisual Basic.
* compiler VB tidak dapat membuat suatu file executeable dengan
ukuran besar yang dapat membungkus semua file yang diperlukan
(OCX, DLL). Akibatnya, proses instalasi aplikasi yang dibangun
dengan menggunakan VB harus juga menyertakan OCX dan DLL yang
diperlukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: